Bupati Langkat Bertemu Massa Aksi Damai untuk Pastikan Pengaspalan Jalan Air Hitam

Dalam upaya meningkatkan infrastruktur jalan yang esensial bagi masyarakat, Bupati Langkat, Syah Afandin, melakukan pertemuan langsung dengan ratusan warga Kecamatan Selesai. Pertemuan ini berlangsung dalam bentuk aksi damai yang diadakan di Desa Kwala Air Hitam pada Selasa, 19 Mei 2026. Aksi ini merupakan respons warga yang menginginkan pengaspalan jalan di wilayah mereka, sebagai langkah penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas.
Aspirasi Masyarakat akan Pengaspalan Jalan
Aksi damai yang diorganisir oleh aliansi badan kenadziran masjid dan musholla ini menunjukkan keseriusan masyarakat dalam memperjuangkan pengaspalan jalan protokol. Mereka menuntut pemerintah daerah untuk segera melaksanakan proyek hotmix di sepanjang hampir 2 kilometer di Desa Air Hitam. Permintaan ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan infrastruktur yang layak demi kelancaran aktivitas sehari-hari.
Sejak pagi hari, tepatnya pukul 09.00 WIB, para peserta aksi telah berkumpul di batas perbatasan antara Kecamatan Selesai dan Kecamatan Binjai. Kehadiran Bupati Langkat disambut dengan antusias oleh warga, yang memberikan aplaus sebagai bentuk dukungan atas perhatian pemerintah terhadap aspirasi mereka.
Komitmen Pemerintah dalam Pembangunan Infrastruktur
Di hadapan ratusan warga, Bupati Syah Afandin menjelaskan bahwa pengaspalan jalan yang diminta oleh masyarakat saat ini menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Langkat. Ia berjanji akan segera mengusulkan proyek tersebut melalui anggaran pemulihan dana yang dihasilkan dari efisiensi anggaran akibat bencana yang terjadi pada tahun ini.
Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur jalan ini tidak hanya penting sebagai sarana transportasi, tetapi juga berpengaruh positif terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Dengan infrastruktur yang lebih baik, mobilitas warga akan meningkat dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup.
Pentingnya Kolaborasi Masyarakat
“Doakan agar tahun ini proyek ini dapat segera terlaksana. Setelah pembangunan selesai, mari kita jaga bersama jalan ini,” ungkap Syah Afandin kepada para hadirin. Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya membangun tetapi juga menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki.
Selain memastikan akselerasi pembangunan jalan, Syah Afandin juga menekankan pentingnya penegakan aturan terhadap kendaraan berat, terutama truk pengangkut galian C yang beroperasi melebihi kapasitas tonase. Ia menegaskan bahwa truk-truk tersebut menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan, dan tindakan tegas perlu diambil untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Tindakan Terhadap Kendaraan Berat
Bupati Langkat menambahkan, “Langkah awal yang harus kita ambil adalah menindak truk-truk yang beroperasi melebihi tonase. Jika jalan telah diperbaiki tetapi truk masih melanggar aturan, maka semua usaha kita akan sia-sia.” Ini adalah sinyal bahwa pemerintah serius dalam menjaga kualitas infrastruktur yang akan dibangun.
Melalui pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjaga dan mengawasi jalan yang telah dibangun demi kepentingan bersama. Syah Afandin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan dan pemeliharaan fasilitas jalan tersebut, demi kenyamanan dan keamanan bersama.
Keberhasilan Aksi Damai
Aksi damai yang digelar berlangsung dengan tertib dan kondusif, mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Sebagai penutup, kegiatan ini ditandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Koordinator Aksi, Didik Gunawan, bersama Bupati dan warga. Doa tersebut menjadi simbol harapan agar pembangunan jalan segera terealisasi dan membawa manfaat bagi masyarakat Kecamatan Selesai.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan aspirasi masyarakat terkait pengaspalan jalan Air Hitam dapat segera terwujud. Kesungguhan pemerintah daerah untuk mendengarkan dan mengatasi permasalahan infrastruktur adalah langkah positif menuju perbaikan kualitas hidup masyarakat.