5 Fakta Unik dan Aneh di Balik Julukan Tim Sepak Bola Indonesia yang Jarang Diketahui

Setiap tim sepak bola di Indonesia punya nama panggilan atau julukan yang kadang bikin geleng kepala. Bukan cuma sebagai identitas atau semangat tempur, tapi juga menyimpan cerita menarik, bahkan aneh dan tak masuk akal kalau ditelusuri lebih dalam.
Julukan Tim Ternyata Muncul oleh Aspek Unik
Sadarkah anda, segolongan kesebelasan bola kaki dalam Indonesia menyandang nama panggilan ternyata berasal dari unsur sangat unik? Beberapa di antaranya terinspirasi dari sejarah aneh, adat daerah, atau cerita rakyat masih dipegang hingga sekarang.
Cerita Nomor Satu: Maung Bandung dan Sebutan Macan
Nama panggilan “Maung Bandung” untuk Persib bukanlah hanya hiasan. Sebutan “Maung” merujuk pada kosa kata lokal berarti pemangsa, melambangkan semangat serta keberanian. Julukan ini dipakai sebab klub dikenal kuat juga menjadi identitas warga Bandung.
Cerita #2: Macan Kemayoran dengan Julukan Khas
Tim ibu kota dijuluki dalam julukan “Macan Kemayoran”, yang mengacu pada kawasan Kemayoran dan ciri khas tajam seperti macan. Meskipun begitu, tak banyak fans ingat ternyata sebutan itu berasal karena pedagang kopi jagoan di era 60-an yang dengan nama “Macan Kemayoran”, sebab gayanya meledak-ledak meski dicintai orang-orang.
Kisah Nomor Tiga: Elang Jawa yang Mendapat Identitas dari Burung
Sebutan “Super Elja” adalah akronim dari “Super Elang Jawa”, yang mengacu burung langka Indonesia. Lucunya, PSS Sleman mengadopsi identitas ini untuk ikon perlindungan lingkungan. Maka dari itu, di luar arena olahraga, mereka juga mengampanyekan kesadaran satwa lewat simbol ini.
Kisah Nomor Empat: Bonek serta Nama dikatakan Terkait Ikan
Klub asal Surabaya sering disebut “Bajul Ijo”, yang secara literal berarti “buaya hijau”. Nama ini tidak hanya simbol, tapi mengandung cerita lokal sebab bajul adalah binatang sering dihubungkan oleh keperkasaan juga keberingasan warga kota Pahlawan.
Fakta #5: Singo Edan ternyata Sebutan Terinspirasi Legenda
Sebutan “Singo Edan” yang melekat untuk klub Jawa Timur ternyata punya unsur budaya Malang. Dalam cerita tradisional, ada tokoh berjulukan Singa Edan, yang dianggap tidak kenal takut, nekat, namun berkorban untuk orang banyak. Julukan ini akhirnya diadopsi sebab sesuai dengan klub yakni berjuang tanpa rasa mundur.
Penutup: Nama Kesebelasan Football Bukan Sekadar Identitas
Lewat julukan-julukan bermakna sudah kita kupas, terbuktilah bahwa ranah sepak bola Nusantara sar penuh makna. Tidak sekadar berisi skor, taktik, bahkan pertandingan, namun juga berkaitan dengan budaya, narasi rakyat, dan kebanggaan yang di dalam setiap julukan.






